Dibanding mengobrol dalam pertemuan langsung, banyak orang merasa lebih lugas dan mudah mengobrol di online messenger seperti BBM, LINE, Whatsapp, Yahoo Messenger, dsb. Salah satu alasannya adalah karena tidak ada tekanan menjaga penampilan sambil berpikir apa yang harus dikatakan, dan bisa menyusun kalimat terbaik untuk menyampaikan pesan.
Tapi anehnya tetap saja banyak orang kebingungan mau chatting tentang apa.Makanya mereka jadi mengeluarkan pertanyaan ritual yang sangat membosankan, seperti “Lagi di mana?” “Lagi ngapain?”, atau “Udah makan belum?” Ada banyak sekali topik basi di dunia, tapi mengapa pilih yang paling basi?
Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sangat membosankan, sehingga beresiko akan menggagalkan usaha PDKT. Memangnya cuma Anda saja yang mendekatinya dengan pertanyaan begitu? Makanya dia jadi hilang mood, ilfil, dan menjawab pendek-pendek saja.Karena dia sudah menjawab pertanyaan yang sama basinya berkali-kali! Anda mungkin bukan orang yang basi, tapi Anda jadi otomatis masuk kelompok basi dalam pikirannya saat Anda mengirim pesan yang sama basinya!
Jika Anda sering menemui kebuntuan saat memilih topik chatting, gunakan dua cara menciptakan topik berikut ini.
1. STATUS & AVATAR
Status dan avatar itu fungsinya sama persis aksesoris fashion: menarik dan menambah perhatian. Jadi saat chatting, tidak ada topik obrolan yang lebih segar daripada status dan avatar/profilepic-nya. Ketika seseorang meng-update hal-hal tersebut, dia sedang memancing komentar terhadap apa yang dia sediakan. Jadi berikan apa yang dia inginkan. Komentar unik tentang isi statusnya, sentil kocak tentang gambar fotonya. Boleh saja memuji, tapi jangan lupa seimbangkan dengan meledek agar suasana jadi santai.
Bagaimana kalau dia jarang ganti status/avatar? Tanyakan saja, “Kamu orangnya tipe stabil atau tipe gaptek?” Ketika dia bertanya kenapa, kamu jawab, “Karena status dan avatar kamu ga pernah ganti… antara hidup kamu gitu-gitu aja atau kamu emang nggak ngerti cara ganti avatar ya?” Suasana akan jadi cair, penuh canda dan kalian bisa ngobrol.
2. DIRI SENDIRI
Jika sudah bertanya dan berkomentar tentang si dia, Anda harus bisa mengungkit topik tentang diri Anda sendiri. Saat PDKT, HARAM SEKALI hukumnya bila Anda hanya mengurus topik pembicaraan tentang dia, dia, dan dia saja! Anda perlu membuatnya penasaran ingin mengenal Anda sedikit lebih jauh, karena semakin dia berusaha, semakin mudah timbul perasaan pada Anda.
Ini bisa Anda lakukan dengan rajin update status online messengers dalam bentuk pertanyaan, misalnya “Weekend ini gue masak spaghetti atau main basket ya?”, “ udah ditolak, kok dia masih ngejar?”, “Ini kenapa sering restart sendiri sih?!?” dan status-status lain yang mengundang komentar. Jika aplikasi chat Anda tidak menampilkan status seperti BBM, sampaikan pertanyaan-pertanyaan itu dalam chatting dengan si dia. Ketika dia merespon, berikan komentar yang membuatnya jadi tertawa dan gatal penasaran.
Selain status, update juga avatar Anda dengan foto kegiatan Anda yang menarik. Ketika browsing internet, jangan lupa simpan gambar-gambar lucu yang Anda temukan untuk suatu saat dipakai sebagai avatar. Jika Anda sudah aktif mengomentari dirinya, tapi dia tidak pernah melakukan hal yang sama, itu sudah satu tanda besar bahwa dia tidak tertarik chatting dengan Anda. Sebaiknya Anda mulai mengurangi PDKT dan fokus dengan gebetan yang lain saja.
Kedua jurus membuat topik ini dijamin membuat chatting Anda lebih seru bergelora daripada sok menyimak curcol, sekedar memberi perhatian, atau basa basi ala “Lagi ngapain”. Ketika melakukan tips di atas, pastikan dialog berisi 80% candaan dan 20% seriusan karena sesungguhnya tawa adalah bahan bakar cinta.
Selamat chatting!